KEAKHWATAN : PERHIASAN ISLAMI

Leave a comment

February 23, 2013 by Keikoalkayyisah


Dunia ini adalah perhiasan/kesenangan dan sebaik-baik perhiasan/kesenangan dunia adalah wanita yang shalihah.” (HR. Muslim,Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad)

 

            Ukhtifillah, sudah menjadi kodrat seorang perempuan memiliki keindahan, yah sesuai dengan apa yang disebutkan dalam hadist diatas. Namun, keindahan ini memiliki batas – batas yang patut dijaga agar kemudian keindahan yang dimiliki tidak menjadi sebuah bencana bagi pemiliknya.

            Pada hakikatnya keindahan yang dimiliki seorang perempuan adalah sebuah perhiasan yang tiada tandingnya, tiada mahluk Allah yang memiliki keelokan perhiasan seorang perempuan. Namun, perhiasan tersebut patut dijaga dan dipelihara, agar ia tetap indah dan membawa kesenangan.

            Bagi seorang perempuan perhiasan dibagi atas hiasan yang tampak, hiasan yang tersembunyi, hiasan kepribadian, hiasan yang diciptakan, hiasan yang berbahaya, dan hiasan yang sesungguhnya1.

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.  (An Nur : 31)

            Jelas disebutkan dalam ayat diatas, . . . dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. . ., hal ini berkaitan dengan bagian tubuh yang boleh ditampakkan oleh seorang perempuan yaitu wajah dan telapak tangan sesuai dengan tuntunan aurat wanita. Mengenai ayat diatas, Al-Qurthubi dalam tafsirnya menjelaskan, “Perhiasan itu ada dua macam, yaitu ciptaan atau bawaan (khilqiyah) dan diusahakan (muktasabah). Khilqiyah adalah wajah karena merupakan asal perhiasan, keindahan ciptaan, dan makna mahluk hidup, yang padanya terdapat banyak manfaat serta jalan pengetahuan. Sedangkan, muktasabah apa yang diusahakan perempuan untuk memperindah ciptaan (fisik)-nya, seperti: pakaian, barang perhiasan, celak, dan pewarna tangan.

            Terkait perhiasan yang tampak ini didukung oleh 13 mufasir untuk wajah dan telapak tangan sedang ada 4 musafir yang berpendapat bahwa tumit juga termasuk . Pada dasarnya semua kita kembalikan kepada pedoman utama kita yaitu Al Qur’an.

            Selain dari wajah dan telapak tangan bagian fisik dari perempuan yang lain merupakan perhiasan yang tersembunyi. Perhiasan tersembunyi maksudnya adalah keindahan yang ada dengan sendirinya pada setiap perempuan, berupa fisik atau tubuhnya, yang harus ditutup dari orang yang tak berhak melihatnya.

            Dari perhiasan yang dimiliki ada perhiasan yang diusahakan atau biasa disebut dengan berhias. Tapi, didalam islam berhias dibatasi atau tidak boleh berlebih atau menyerupai orang jahiliyah.

. . .janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang – orang jahiliyah yang dahulu. . . (Al – Ahzab: 33)

Ada beberapa hiasan yang diatur dalam islam. Dalam sebuah hadist,

Kami dilarang berkabung untuk mayat lebih dari tiga hari, kecuali atas suami selama empat bulan sepuluh hari. Kami tidak boleh bercelak, memakai wewangian, dan memakai pakaian yang bercelup. (HR. Bukhari & Muslim)

            Bila dibaca dan dipahami dari hadis diatas, berarti selain hari berkabung kita diperbolehkan untuk bercelak, memakai wewangian dan pakaian yang bercelup. Ada hadis lain juga yang menyebutkan larangan – larangan pada kondisi berkabung (ihdad).

Ibnu Qudmah Al – Hanbali berkata, “Haram atas perempuan yang tengah berkabung memerahkan wajahnya dengan bahan yang digunakan unruk memerahkan wajah (kalkun), dan memutihkannya dengan bahan berwarna putih untuk berdandan (‘arais), karena yang demikian lebih tinggi pemakaiannya daripada khidhab.”

Ibnu Qayim berkata,”Haram atasnya (pada masa ihdad) memakai khidhab, berhias dengan warna warni (naqsy), menghias tangan (tathrif), menghiasi wajah dengan kemerah – merahan (humrah), dengan menghiasi wajah dengan warna keputih – putihan (isfidaj).

Jadi, diluar dari masa ihdad atau pada masa normal hal – hal tersebut diperbolehkan. Selain dari itu masih ada juga perhiasa yang diperbolehkan seperti memakai cincin dan gelang. Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. keluar bersama Bilal. Beliau mengira bahwa beliau belum menperdengarkan suara kepada kaum perempuan, lalu beliau menasehati dan memerintahkan mereka untuk bersedekah. Mulailah seorang perempuan melemparkan anting – anting dan cincin, sedang Bilal mengambilnya dengan ujung pakaiannya. (HR. Bukhari & Muslim).

            Dari semua penjelasan diatas, pada hakikatnya seorang perempuan muslimah untuk mencapai sebuah perhiasan yang hakiki, kembali pada hadis pembuka,

Dunia ini adalah perhiasan/kesenangan dan sebaik-baik perhiasan/kesenangan dunia adalah wanita yang shalihah.” (HR. Muslim,Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad)

 

Perumpaan kata shalihah merupakan sebuah perumpamaan kata yang mulia untuk sebuah perhiasan. Kata shaleh berasal dari kata shalaha-yashluhu yang berarti normal, pantas, sehat, dan bermanfaat. Jadi, wanita shalihah adalah wanita yang berada pada kondisi normal, pantas, sehat dan memiliki kebermanfaatan untuk orang lain. Inilah sebaik – baiknya perhiasan yang patut dimiliki seorang perempuan muslimah, inilah perhiasan yang hakiki bagi seorang perempuan muslimah.

 

Wallahu’alam. . .

 

Referensi : Keakhwatan 2 (Cahyadi Takariawan, dkk) – seri madah tarbiyah

 

By Eni Solekah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kalender

February 2013
M T W T F S S
« Jan   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728  

Terpopuler

Arsip

Anda pengunjung ke-

  • 25,383 hits

Friend

Ngobrol

The Big DayAugust 1st, 2012
Semangat Ramadhan!!! Bentar lage Milad. Bagaimanakah memaknai bertambahnya umur?

Black Orchid and The Death

var nulisbukwidgetid="black-orchid-the-death";http://nulisbuku.com/application/assets/js/widget/mainwidget.js

%d bloggers like this: